Gubernur (BI) memperkirakan perekonomian Indonesia akan terus membaik pada 2024 didukung oleh kuatnya permintaan domestik.
Pertumbuhan dunia usaha pada 2024 diprediksi tambahan baik dari tahun ini yang mana digunakan diprediksi di area dalam kisaran 4,5 persen – 5,3 persen.
“Berlanjutnya perbaikan dunia usaha pada 2024 terutama didorong oleh permintaan domestik sejalan dengan rencana kenaikan gaji ASN, penyelenggaraan pemilu, kemudian pengerjaan IKN,” katanya dalam konferensi pers, Kamis (19/10).
Perry mengatakan sektor kegiatan ekonomi RI diperkirakan tetap tumbuh baik di tempat tempat tengah perekonomian global yang digunakan melambat. Pertumbuhan kegiatan ekonomi global diperkirakan 2,9 persen tahun ini dan juga juga melambat menjadi 2,8 persen di dalam area 2024.
Potensi pelemahan sektor kegiatan ekonomi global serta divergensi pertumbuhan antarnegara yang digunakan digunakan semakin melebar, kata Perry, sempat dibahas dalam sidang G20 lalu Dana Moneter Internasional (IMF) yang digunakan yang disebut berlangsung pada Maroko beberapa waktu lalu.
Perry mengatakan kondisi itu tak terlepas dari perekonomian Amerika Serikat (AS) lalu juga China yang tersebut diperkirakan akan melambat tahun depan.
“Ini yang mana mana kemudian dalam dua tahun ke depan, 2024 kemudian 2025, pertumbuhan dunia bisnis akan melambat,” katanya.
“Kemudian 2026 kemungkinan akan mulai stabilizing,” imbuhnya.



