Menteri Energi juga Sumber Daya Mineral () mengatakan 500 ribu akan dibagikan secara bertahap mulai November mendatang.
“Insyaallah November, pokoknya didorong (500 ribu rice cooker) ,” katanya dalam Kementerian ESDM, Jumat (20/10).
Arfin mengatakan tujuan program ini adalah untuk mengurangi penyelenggaraan LPG. Ia pun membantah program ini merupakan permainan politik.
“Kita kan mau elektrifikasi. Apa mau bakar LPG terus?” imbuhnya.
Program bagi-bagi rice cooker tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penyediaan Alat Memasak Berbasis Listrik bagi Rumah Tangga.
Sesuai Pasal 3 Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 11 Tahun 2023 ada kriteria yang digunakan mana harus dipenuhi rakyat untuk mendapatkan rice cooker gratis.
Pertama, merupakan rumah tangga pelanggan PT PLN (Persero) atau PT PLN Batam.
Kedua, keluarga yang mana yang dimaksud harus yang mana miliki golongan tarif untuk keperluan rumah tangga kecil pada tegangan rendah dengan daya 450 VA.
Ketiga, keluarga yang dimaksud mempunyai golongan tarif untuk keperluan rumah tangga kecil pada tegangan rendah dengan daya 900 VA.
Keempat, keluarga yang miliki golongan tarif untuk keperluan rumah tangga kecil pada tegangan rendah dengan daya 1.300 VA.
Kelima, calon keluarga penerima juga adalah yang digunakan yang berdomisili pada tempat daerah yang digunakan hal itu tersedia jaringan tenaga listrik tegangan rendah kemudian memperoleh pasokan listrik selama 24 jam per hari.
Keenam, calon keluarga penerima juga harus diusulkan berdasarkan validasi kepala desa/lurah setempat atau pejabat yang tersebut dimaksud setingkat.



